KELAINAN JANTUNG BAWAAN

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit INSYA ALLAH MENCEGAH DAN MENGATASI SEMUA JENIS KELUHAN KELAINAN JANTUNG BAWAAN. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik http://www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK http://www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI http://www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

===

Belakangan rasanya semakin sering terdengar kabar bayi yang lahir dengan kelainan jantung. Mungkin sebetulnya dari dulu sudah banyak bayi lahir dengan kelainan jantung, namun tak ketahuan. Tapi dengan perkembangan dunia kedokteran yang semakin maju dan kesadaran orang tua akan kesehatan yang semakin meningkat seperti sekarang, barulah kelainan itu menjadi lebih mudah terdeteksi.

Di Amerika Serikat dan Jerman, secara statistik menunjukkan dari seribu kelahiran, 6 sampai 8 diantaranya mempunyai kelainan jantung. Di Amerika Serikat, kelainan jantung bawaan adalah kelainan fisik terbesar yang terjadi pada bayi yang baru lahir dan merupakan kelainan bawaan nomor satu yang menyebabkan kematian. Bagaimana dengan di Indonesia? Saya belum menemukan datanya. Anyone?

Tapi apa sih sebetulnya kelainan jantung bawaan itu?

Kelainan Jantung Bawaan (KJB) atau Penyakit Jantung Bawaan alias Congenital heart defects (CHD) aliasCongenital heart disease alias Cyanotic heart disease alias Heart defects alias Congenital cardiovascular malformations adalah kelainan atau ketaksempurnaan struktur jantung dan perangkatnya yang dibawa sejak lahir. Kelainan ini bisa sederhana, bisa juga kompleks. Namun semua kelainan itu dapat menyebabkan jantung tidak bekerja dengan efisien atau malah gagal berfungsi. Selain itu bisa juga menyebabkan organ lain seperti paru-paru ikut terganggu fungsinya.

Jenis-jenis Kelainan Jantung Bawaan

Jenis KJB sangatlah banyak, tergantung bagian jantung yang mana yang mengalami kelainan. Untuk memberikan gambaran kelainan apa saja yang bisa terjadi, mari kita kembali mengingat pelajaran biologi waktu sekolah dulu tentang struktur jantung🙂

http://images.ejatmiko.multiply.com/image/2/photos/9/300x300/1/heart.jpg?et=Uqnvc1aFdqdFVN2lPEexfQ



Secara garis besar jantung terdiri atas ruang-ruang, katup-katup dan pembuluh-pembuluh darah.

Ruang-ruang Jantung (Heart Chambers)
Jantung memiliki 4 ruang:
– Dua ruang di bagian atas yang disebut serambi kanan (right atrium) dan serambi kiri (left atrium)
– Dua ruang di bagian bawah yang disebut bilik kanan (right ventricle) dan bilik kiri (left ventricle)

Katup Jantung (Heart Valves)
Katup jantung ada 4, yaitu:
tricuspid valve
, yaitu katup yang menghubungkan bilik kanan dan serambi kanan jantung.
pulmonary valve, terletak antara bilik kanan dan pulmonary artery yang akan membawa darah ke paru-paru.
mitral valve, menghubungkan bilik kiri dan serambi kiri.
aortic valve, terletak antara bilik kiri dan aorta yang akan membawa darah ke seluruh tubuh.

Pembuluh Darah Arteri:
Pulmonary artery, pembuluh yang dilewati darah yang berasal dari bilik kanan menuju paru-paru.
Aorta, pembuluh yang dilewati darah yang berasal dari bilik kiri menuju seluruh tubuh.
Coronary arteries, jalan darah lewat dari aorta yang kaya oksigen untuk disuplai ke otot jantung agar jantung bisa bekerja dengan baik.

Pembuluh Vena:
Pulmonary Veins, tempat darah dibawa dari paru-paru menuju serambi kiri.
Vena Cava, yang membawa darah kotor dari seluruh tubuh menuju jantung.

Nah, bila di salah satu atau lebih bagian jantung itu tidak sempurna atau mengalami kelainan, maka terjadilah KJB. Bisa terjadi sekat antar ruang jantungnya yang tak tertutup sempurna sehingga membentuk “lubang” atau “hole”, bisa terjadi katupnya yang tak membuka atau menutup dengan sempurna, bisa terjadi ketebalan dindingnya yang tak biasa, bisa terjadi peletakkannya yang tak normal, dan seterusnya.

KJB yang paling sering terjadi adalah KJB yang termasuk sederhana. Yang termasuk KJB sederhana itu adalah ketaksempurnaan sekat atau yang kita awam menyebutnya jantung berlubang atau jantung bocor (Atrial Septal Defect dan Ventricular Septal Defect) dan Pulmonary stenosis. Sedangkan contoh KJB yang kompleks yang termasuk paling sering terjadi adalah Tetralogy of Fallot.

Sekedar informasi, berikut adalah sebagian jenis KJB:
* Aortic Stenosis
* Atrial Septal Defect
* Atrioventricular Canal Defect
* Bicuspid Aortic Valve
* Coarctation of the Aorta
* Complete Congenital Heart Block
* Congenitally Corrected Transposition of the Great Arteries or Great Vessels
* Coronary Artery Anomaly
* Dextrocardia
* DiGeorge syndrome
* Double Aortic Arch
* Double Outlet Right Ventricle
* Ebstein’s Anomaly
* Eisenmenger’s syndrome
* Endocardial Fibroelastosis
* Holt-Oram syndrome
* Hypertrophic Cardiomyopathy
* Hypoplastic Left Heart syndrome
* Hypoplastic Right Heart syndrome
* Interupted Aortic Arch
* Isolated Non-Compaction of Left Ventricular Myocardium
* Kawasaki Disease
* Left Ventricular Outflow Tract Obstruction
* Long QT syndrome
* Major Aorta/Pulmonary Collateral Arteries
* Marfan syndrome
* Mitral Valve Prolapse
* Noonan syndrome
* Partially Anomalous Pulmonary Venous Return
* Patent Ductus Arterious
* Pulmonary Atresia
* Pulmonary Stenosis
* Right Ventricular Outflow Tract Obstruction
* Single Ventricle
* Tetralogy of Fallot
* Total Anomalous Pulmonary Venous Drainage or Total Anomalous Pulmonary Venous Return
* Transposition of the Great Arteries or Vessels
* Tricuspid Atresia
* Truncus Arteriosis
* Ventricular Septal Defect
* Williams syndrome
* Other syndromes that involve the Heart

Penyebab

Pembentukan jantung janin dimulai tak lama setelah konsepsi. Bila saat pembentukan ini terjadi sesuatu hingga pembentukan jantung janin tidak berlangsung sempurna, maka bayi tersebut akan lahir dengan KJB. Tapi apa yang bisa menyebabkan terjadi sesuatu saat pembentukan jantung janin di rahim tersebut? Sampai saat ini para ahli belum mengetahuinya. Masih terbuka segala penyebab apakah dari genetik ataukah dari lingkungan seperti infeksi, bahan kimia, narkoba, dan sebagainya.

Hanya saja, bila orang tuanya mempunyai KJB, maka kemungkinan anaknya mendapat KJB lebih besar daripada anak yang orang tuanya tidak mempunyai KJB.

Begitu juga dengan anak yang lahir dengan kelainan genetik seperti Down Syndrome, kemungkinan mendapat KJB akan lebih besar.

Gejala

Sebagian besar KJB, terutama KJB yang sederhana dan tidak parah (not severe), tidak mempunyai gejala(asymptomatic). Karena itu tak heran, banyak KJB yang baru terdeteksi setelah anak mulai besar baik secara ‘tak sengaja’ ataupun karena menunjukkan gejala-gejala seperti:
– bernafas tersengal-sengal
– fatigue atau kelelahan
cyanosis atau biru pada kulit, bibir, dan ujung jari.
– peredaran darah yang buruk.

Gejala serupa juga terjadi untuk sebagian lagi KJB yang memang termasuk kompleks dan parah.

This entry was posted in Mengenal Kelainan Jantung Bawaan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s